Dork Sevensize

Sabtu, 19 Maret 2011

Dork Basket BalL NBA

San Antonio Spurs



San Antonio Spurs adalah tim bola basket dalam National Basketball Association yang berpusat di San Antonio, Texas. Mereka telah memenangkan kejuaraan NBA sebanyak 4 kali, tahun 1999, 2003, 2005 dan 2007.

Sejarah

Mereka mulanya bernama Dallas Chaparrals dalam American Basketball Association (ABA) pada 1967. Kemudian diganti menjadi Texas Chaparrals pada musim pertandingan 1970-1971. Pada 1973 mereka dibeli oleh sekelompok pengusaha dari San Antonio yang terdiri dari 36 orang, dipimpin oleh Angelo Drossos dan Red McCombs dan diberi nama San Antonio Spurs.

Tim ini mulai menjadi salah satu tim kuat di Wilayah Barat ketika pada masa George Gervin, tepatnya pada tahun 1976-1985. Mereka menjadi tim langganan masuk playoff dan sering menjuarai divisinya, tapi tidak pernah melaju ke Final NBA, setelah kalah dari tim seperti Washington Bullets, Boston Celtics, Houston Rockets, Los Angeles Lakers.

Sepeninggal Gervin, Spurs memasuki masa-masa sulit dan Spurs sempat terancam akan pindah kota karena jumlah penonton menurun drastis dihitung dari 1985. Spurs mulai menemukan kembali kejayaan dengan adanya David Robinson di Spurs. Spurs kembali sering menuju playoff dan menjuarai divisinya, akan tetapi Spurs belum bisa merasakan Final NBA.

Masuknya Tim Duncan ke San Antonio Spurs benar-benar membawa berkah. Bersama David Robinson, mereka membentuk "menara kembar" yang ditakuti di NBA. Duet ini berhasil membawa Spurs menjuarai NBA untuk pertama kalinya pada tahun 1999. Duet ini, ditambah Tony Parker dan Manu Ginobili, Spurs berhasil menjuarai NBA kembali pada tahun 2003.

 Sehabis final, Robinson pensiun dari NBA. Meski demikian, Spurs masih bisa menjuarai NBA sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 2005, 2007). Dengan seringnya Spurs menjuarai NBA, banyak orang menganggap mereka telah mendirikan dinasti baru di NBA.

Nomor yang dipensiunkan :

Dork Basket BalL NBA

Oklahoma City Thunder
 
 
 



Oklahoma City Thunder adalah tim bola basket dari kota Oklahoma City, Oklahoma, Amerika Serikat yang tergabung dalam National Basketball Association. Thunder merupakan inkarnasi dari tim Seattle SuperSonics yang kini tidak lagi mengikuti kompetisi NBA . Tim ini mulai mengikuti NBA pada musim (2008-09) dengan pertandingan pertamanya adalah melawan Milwaukee Bucks (partai tandang), dimana mereka kalah dengan skor 98-87.

Meski merupakan sebuah tim inkarnasi, mereka tidak menggunakan lambang, warna, dan logo SuperSonics. Sejarah SuperSonics dahulu (1967-2008) juga akan di-shared ("dipakai bersama") antara Oklahoma City NBA maupun tim NBA yang baru di Seattle. Sementara pemain yang pada musim lalu berseragam SuperSonics (termasuk pemain yang di-draft oleh Sonics pada NBA Draft 2008) akan bermain untuk tim Oklahoma City. Manajemen tim dan pelatih kepala yang mengurus dan menangani tim Oklahoma City juga diambil dari Seattle Sonics.

Penamaan tim :

NBA telah memberi deadline untuk mencari identitas baru bagi Oklahoma City NBA paling lambat September, namun NBA mengharapkan indentitas baru bagi tim ini akan diumumkan pada bulan Agustus.[1]

Meskipun ada sumber yang mengatakan dirinya dekat dengan grup pemilik NBA yang mengatakan kepada reporter bahwa tim ini akan dinamai Oklahoma City Thunder[2], tapi NBA memberi nama potensial bagi tim ini: Barons, Bison, Energy, Marshalls, Wind, and Thunder.[3]

Akhirnya pada tanggal 3 September 2008, Oklahoma City NBA secara resmi diumumkan oleh ofisial tim bernama Oklahoma City Thunder dan telah ditentukan logonya. Sementara jersey dan maskot akan diumumkan pada akhir bulan September.[4]

Nomor yang dipensiunkan :

Ketika Oklahoma City masih belum memensiunkan nomor jersey satupun, Seattle Sonics telah memensiunkan 6 nomor jersey, termasuk pula mikropon yang didekasikan kepada penyiar Bob Blackburn yang telah menjadi penyair Sonics sejak 1967 sampai 1992.

Dork Basket BalL NBA

Cleveland Cavaliers
 
 
 


Cleveland Cavaliers adalah tim bola basket Amerika yang tergabung dalam National Basketball Association. Tim ini berbasis di Cleveland, Ohio. Tim ini mulai bermain di NBA pada tahun 1970 sebagai sebuah tim baru. Prestasi terbaik tim ini adalah menjadi juara Wilayah Timur (untuk pertama kali pada tahun 2007.

Sejarah

Era LeBron James :

Beberapa musim terus menerus mengalami kekalahan menyebabkan Cavaliers jatuh ke dasar klasemen liga dan menjadi tim yang secara rutin harus melewati undian untuk mendapat pemain baru. Setelah musim yang mengecewakan tahun 2002-03, Cavaliers mendapatkan undian pertama untuk mengambil pemain baru dalam NBA Draft. Bersamaan dengan itu, tim ini memilih jagoan basket sekolah menengah atas dan calon MPV NBA masa depan, LeBron James.

Seolah merayakan lahirnya era baru di Cleveland Caveliers, warna kebanggaan tim diubah dari oranye-hitam dan biru-hitam menjadi warna anggur dan emas, dengan tambahan biru angkatan laut serta sebuah logo utama baru.

Status James yang merupakan bintang daerah (pernah bermain basket di sekolah menengah atas St. Vincent-St. Mary, dekat Akron) dan salah satu prospek yang paling didengungkan dalam sejarah NBA membuat banyak orang melihat pilihan terhadapnya sebagai titik balik sejarah klub. Dijuluki oleh para penggemar Cavaliers sebagai "King James," musim 2003-04 memberikan harapan besar ke depan, di mana James tumbuh menjadi pemain yang paling dominan dan memenangi penghargaan NBA Rookie of The Year. Harapan makin membesar di musim 2004-05. James meningkatkan produktivitasnya dalam hal meraih angka, rebounds, dan assists per game.

Meskipun kalah dari Carlos Boozer di akhir musim, James bersama Zydrunas Ilgauskas dan Drew Gooden menjadi inti dari tim. Setelah awal yang menjanjikan, Cavs mengalami penurunan yang akhirnya mengakibatkan pemecatan pelatih Paul Silas dan general manager Jim Paxson. Tim ini juga gagal masuk playoff pada tahun tersebut, seri dengan New Jersey Nets di final masuk playoff; dan Nets memenangi babak tambahan (tiebreak).
Cavaliers membuat beberapa perubahan di akhir musim 2005. Di bawah pemilik baru Dan Gilbert, tim mengontrak pelatih kepala baru Mike Brown dan general manager baru, mantan forward Caveliers Danny Ferry.

Tim mengalami keberhasilan di musim berjalan, masuk playoff pertama kali sejak tahun 1998. Setelah menang di ronde pertama atas Washington Wizards, Cavaliers membalas ketinggalan 0-2 di ronde ke dua melawan Detroit Pistons, menang tiga game berturut-turut hingga tinggal mencari satu game lagi untuk mencapai final wilayah. Mereka kalah ketat pada game ke 6 di kandang sendiri dan akhirnya diikuti dengan kekalahan 79-61 di game ke 7.

Cavaliers melanjutkan keberhasilannya di musim 2006-07. Tim menempati posisi ke dua di wilayah timur dengan rekor 50-32, menjanjikan sejumlah pertandingan menarik di playoff. Mereka bertarung dengan Wizards, yang berjuang dengan cedera menjelang akhir musim reguler. Cavaliers menyikat perlawanan di ronde pertama ini 4-0, dan mengalahkan Nets 4-2 di ronde ke dua. Cavaliers menghadapi Pistons di final Wilayah Timur.

Setelah sekali lagi kalah di dua game pertama di Detroit, Cavaliers menang di tiga game berikutnya hingga memimpin 3-2. Kali ini, Cavs menyingkirkan Detroit di game 6.

Kemenangan tersebut termasuk kemenangan dengan dua kali over time 109-107 di game 5 di Palace of Auburns Hills, di mana LeBron James mencetak 25 angka terakhir bagi Cavs hingga penampilannya di game ini tercatat sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah NBA. Mereka melanjutkan dominasinya 98-82 di game 6 di kandang. Daniel Gibson mencetak 31 poin sebagai angka tertinggi sepanjang kariernya, dan klub ini memenangi final wilayah untuk pertama kalinya.

Perjalanan tim untuk pertama kalinya ke final NBA selanjutnya begitu cepat, setelah mereka akhirnya kalah dan tersingkir dari tim kuat San Antonio Spurs yang menundukkan Cavs 4-0.

Cavaliers melangkah kembali di musim 2007-08. Mereka berjuang dengan cedera dan banyaknya perubahan pemain termasuk tiga pertukaran pemain di penghujung kesempatan di mana tim ini mendapatkan Joe Smith, Wally Szczerbiak, Ben Wallace dan Delonte West.

Cavaliers mengakhiri sesi reguler 45-37 dan kalah di babak ke dua playoff. Di akhir musim 2008, tim membuat perubahan besar dalam susunan intinya, menukar Damon Jones dan Joe Smith dengan point guard Mo Williams. Pertukaran dimaksudkan untuk mendapatkan seorang pencetak angka untuk membantu James.
Era setelah LeBron pergi

Nomor yang dipensiunkan :

Dork Basket BalL NBA

Boston Celtics





Boston Celtics adalah tim bola basket dari kota Boston, Massachusetts, Amerika Serikat yang tergabung dalam National Basketball Association. Mereka sampai saat ini masih memegang rekor juara NBA sebanyak 17 kali (1957, 1959, 1960, 1961, 1962, 1963, 1964, 1965, 1966, 1968, 1969, 1974, 1976, 1981, 1984, 1986 dan 2008).

Sejarah :

Celtics dibentuk pada 1946 sebagai salah satu tim dalam Basketball Association of America, dan menjadi bagian dari NBA setelah penggabungan BAA dan National Basketball League. Tim ini kurang sukses di tahun-tahun pertama, sampai pelatih Red Auerbach datang. Salah satu pemain terkenal yang bergabung dengan Celtics adalah Bob Cousy. Selain itu kemudian juga seorang rookie bernama Bill Russell bergabung pada 1956. Russell kemudian menjadi bagian tak terpisahkan dari sukses Celtics. Tahun itu juga Celtics maju ke final dan mengalahkan St. Louis Hawks dalam tujuh pertandingan, inilah gelar juara Celtics yang pertama. Pada 1957, Celtics kembali menantang Hawks di final dan kalah dalam 6 pertandingan. Namun setelah tambahan K.C. Jones, Celtics memulai suatu dinasti yang akan berjalan selama lebih dari satu dasawarsa.

Pada 1959, dengan Russell dan Jones, Celtics memenangkan juara NBA setelah mengalahkan Minneapolis Lakers. Masih dilatih Auerbach, Celtics memenangkan 7 kejuaraan berikutnya, sehingga 8 berturut-turut. Dalam waktu ini, Celtics bertemu dengan Lakers di final enam kali, sehingga mereka menjadi musuh bebuyutan. Celtics pada akhirnya bertemu dengan Lakers 10 kali di final.

Setelah kejuaraan 1966, Auerbach pensiun sebagai pelatih namun tetap menjadi General Manager, yang masih ia pegang sampai tahun 1980-an. Russell kemudian mengambil alih sebagai pemain-pelatih. Namun tahun itu mereka kalah dari Philadelphia 76ers dalam Eastern Conference Finals. Tim yang menua ini kemudian memenangkan kembali 2 kejuaraan pada 1968 dan 1969, melawan Lakers. Russell pensiun setelah musim pertandingan 1969, mengakhiri dinasti yang telah memenangkan 11 kejuaraan NBA. Pemain-pemain penting dari masa ini adalah Sam Jones, John Havlicek, dan Tommy Heinsohn.

Awal musim 2007/08, mereka merekrut Kevin Garnett dari Minnesota Timberwolves dan Ray Allen dari Seattle SuperSonics. Bersama dengan Paul Pierce, mereka bertiga dianggap berbagai kalangan akan membuat Celtics kembali menjadi kekuatan yang menakutkan di Eastern Conference bahkan NBA. Hal itu terbukti dengan keberhasilan mereka menjuarai NBA musim ini setelah mengalahkan Lakers dalam 6 Game di Final NBA 2008.

Pemain terkenal :

Jumat, 18 Maret 2011

Dork Food BalL

Messi: Barca, Madrid & Chelsea favorit LC




Lionel Messi memiliki tiga tim favorit untuk Liga Champions musim ini. Selain Barcelona, pemain Argentina itu juga menyebut nama Chelsea dan Real Madrid sebagai jagoannya.

Performa Barcelona tidak hanya atraktif, namun Azulgrana juga mampu meraup kemenangan dengan cara bermain seperti itu. Hal tersebut membuat tim besutan Josep Guardiola hampir selalu menyandang status favorit di setiap kejuaraan yang mereka ikuti, termasuk di Liga Champions musim ini.

Meski begitu, nyawa permainan Barca Lionel Messi mengatakan bahwa timnya bukan satu-satunya favorit. Messi mengungkapkan bahwa dirinya memiliki tim lain yang dia jagokan menjadi juara kompetisi kasta tertinggi antarklub di Benua Biru.

“Kami (Barcelona), Real Madrid, dan Chelsea adalah favorit di Liga Champions musim ini,” jelas Messi seperti dikutip dari situs resmi klub.

Madrid dan Chelsea sendiri masih belum memastikan lolos ke babak perempatfinal. Klub Spanyol dan Inggris itu masih harus melakoni leg kedua 16 besar dinihari nanti.

Kembali ke Messi, pemain Argentina itu mengatakan bahwa kemenangan Barca atas Arsenal di babak perdelapanfinal membuat tim “biru-merah” memiliki modal baik untuk melaju ke babak berikutnya. Untuk itulah Messi menegaskan bahwa Barca siap untuk bertemu dengan siapa pun.

“Penting untuk berada di Liga Champions. Kami telah melalui Arsenal yang sangat sulit ditaklukkan dan hal tersebut memberi kami kekuatan luar biasa untuk menghadapi lawan selanjutnya,” tuntas peraih FIFA Ballon d’Or 2010 tersebut.

Dork Food BalL

CR7 minta jumpa United, lalu Barca




Real Madrid akhirnya lolos dari perdelapanfinal usai menyingkirkan Olympique Lyon. Di babak delapan besar nanti, Cristiano Ronaldo ingin berjumpa Manchester United dan Barcelona di semifinal.

Los Merengues berhasil mengakhiri “kutukan” selalu terhenti di babak 16 besar yang sudah diterimanya sejak 2004. Madrid sukses maju ke babak berikutnya usai membukukan kemenangan 3-0 (agregat 4-1) di Santiago Bernabeu, Kamis (17/3/2011) dinihari WIB.

Di pertandingan tersebut Ronaldo kembali tampil setelah absen sekitar dua pekan akibat cedera yang dialaminya. Pesepakbola Portugal itu tampak tak sabar mengetahui hasil pengundian babak perempatfinal yang sedianya digelar Jumat (18/3).

MU menjadi tim yang paling diinginkan Ronaldo untuk berjumpa Madrid di perempatfinal. Di babak selanjutnya, mantan pemain terbaik dunia ini mau berhadapan dengan sang rival abadi Barcelona.

“Aku ingin sekali berjumpa United di babak berikutnya dan setelah itu Barcelona,” cetus pemilik julukan CR7 ini dikutip The Sun.

Dengan tidak adanya sistem unggulan dalam drawing nanti, maka keinginan Ronaldo berpeluang terjadi.

Seperti diketahui Ronaldo sempat membela MU selama enam musim. Pesepakbola 26 tahun ini mendapatkan nama besar dan meraih berbagai trofi bersama tim Inggris itu termasuk ketika ia mendapatkan gelar sebagai pemain terbaik Eropa dan dunia 2008.

Dork Food BalL

Chamakh: Arsenal bisa juara





Arsenal menerima pukulan bertubi-tubi usai dipastikan gagal juara di tiga kompetisi yang diikutinya. Marouanne Chamakh masih yakin kalau timnya akan mampu menjuarai satu trofi tersisa: Liga Inggris.

Pil pahit terus ditelan The Gunners sejak akhir bulan lalu. Setelah dikalahkan Birmingham di final Piala Carling, Arsenal tersingkir dari Liga Champions usai ditekuk Barcelona di babak 16 besar.

Belum berhenti, Cesc Fabregas dkk. dipaksa melupakan gelarnya yang ketiga usai disingkirkan Manchester United di perempatfinal Piala FA. Meski begitu hal itu justru akan menimbulkan hal baik buat Arsenal.

“Meriam London” niscaya akan mengerahkan segala upaya demi mendapat satu-satunya titel harapan mereka: trofi Liga Inggris.

Mereka juga lebih diuntungkan dari rivalnya seperti Chelsea dan MU yang masih bertahan turnamen lain karena pastinya Arsenal akan lebih fokus.

Saat ini Arsenal cuma tertinggal tiga poin dari MU di puncak klasemen dengan satu pertandingan sisa di tangan. Kesempatan untuk menyalip “Setan Merah” masih terbuka apalagi kedua tim masih akan bertemu di Emirates, 1 Mei.

“Memang benar kami sedang berada di dalam periode sulit saat ini: kami tersingir di Piala Carling, Liga Champions dan sekarang Piala FA,” aku bomber berdarah Maroko itu yang dilansir Sky Sports.

“Pada akhirnya itu semua akan membuat kami fokus di Liga Inggris dan mengetahui kualitas para pemain yang kami miliki saya pikir kami bisa memenanginya.

“Masih ada 10 pertandingan sisa sampai akhir musim, tidak lagi kesalahan seperti yang kami buat saat tersingkir di tiga kejuaraan. Kami frustrasi tapi kami bisa menjuarai kompetisi musim ini. Ini saatnya,” tandas Chamakh.

Dork Food BalL

Europa League: Menang tipis, City tersingkir




Manchester City berhasil mengatasi Dynamo Kiev 1-0 di leg kedua babak 16 besar. Namun skor tersebut tak cukup untuk mengantarkan The Citizens melenggang ke perempatfinal.

Manchester City menjamu Dynamo Kiev di leg kedua babak 16 besar Europa League di City of Manchester, Jumat (18/3/2011) dinihari WIB. Di leg I di markas Kiev, wakil Liga Inggris takluk 0-2.

Defisit dua gol membuat City tampil menggebrak. Dimotori David Silva, tim tuan rumah mencatat sejumlah peluang namun belum ada yang berbuah gol.

Di tengah usahanya membobol gawang lawan, tim asuhan Roberto Mancini malah harus kehilangan satu pemain. Mario Balotelli menerima kartu merah di menit ke-36 usai pemain asal Italia itu melanggar Goran Popov.

Keluarnya Balotelli tak membuat City goyah. Bahkan dua menit setelah karut merah itu, tuan rumah berhasil mencetak gol lewat Alexander Kolarov.

Gol diawali dari tendangan bebas yang diambil pendek saja oleh David Silva ke arah Kolarov. Kemudian Kolarov sedikit menggiring bola ke kiri dan melepas tembakan dari luar kotak penalti yang menembus gawang wakil Ukraina.

Kiev memiliki sejumlah peluang di pertengahan babak kedua. Tendangan Ognjen Vukojevic masih bisa ditepis kiper City Joe Hart. Sedangkan tandukan Denys Garmash masih bisa dihalau oleh Joleon Lescott.

Sembilan menit menuju bubaran, upaya pemain Kiev Andriy Yarmolenko untuk menghalau umpan silang yang dilepaskan Kolarov hampir membobol gawang sendiri. Beruntung bagi wakil Ukraina itu karena tandukan Yarmolenko masih mengenai tiang gawang.

Menit ke-85 Kiev balik mengancam. Sepakan Roman Eremenko berhasil ditepis oleh kiper Joe Hart.

City mengurung pertahanan lawan di lima menit masa injury time yang diberikan. Peluang terbaik “Manchester Biru” didapat Edin Dzeko yang sepakannya masih bisa ditahan Shovkovskiy. Begitu pula dengan tendangan bebas Yaya Toure yang sukses digagalkan kiper nomor satu Kiev itu.

Skor 1-0 untuk City bertahan hingga laga ditutup. Meski menang, namun Carlos Tevez dkk. harus tersisih karena kalah dengan agregat 1-2.
Susunan Pemain

Man.City: Hart; Lescott, Kompany, Richards, Kolarov (Milner 87′), Barry (A.Johnson 70′), Yaya Toure, De Jong, Silva (Dzeko 75′), Tevez, Balotelli
Dynamo Kiev: Shovkovskiy; Popov, Almeida, Danilo Silva, Gusev, Yussuf, Eremenko, Vukojevic, Ninkovic (Zozulya 45′), Shevchenko (Garmash 61′), Yarmolenko (Betao 90′)

Dork Food BalL

Milan & Inter ngebut sebelum derby



Semangat Inter Milan tengah membuncah. Hal itulah yang akan dijadikan modal untuk terus mengejar AC Milan sang pemuncak klasemen.

Lima poin memisahkan Milan dengan Inter yang membuntuti di posisi dua. Dengan laga akan memasuki giornata 30 di akhir pekan persaingan kian panas.

Inter, juara bertahan yang kini berstatus sebagai pengejar, akan berusaha merapatkan jarak bermodal kesuksesan menembus perempatfinal Liga Champions.

Tiket lolos itu diraih Inter pada tengah pekan setelah tampil tenang dan penuh determinasi tatkala membalikkan ketinggalan dari Bayern Munich.

Kalah 0-1 di leg I, Inter berbalik menang 3-2 di leg II, dengan gol penentu lolos dicetak dua menit sebelum berakhirnya waktu normal pertandingan. Inter bertahan sebagai satu-satunya wakil Italia di kancah Eropa.

Jika ketenangan dan determinasi serupa diterapkan di Serie A, Milan yang pada partai terakhirnya diimbangi Bari 1-1 niscaya dalam tekanan besar.

Dengan nuansa positif, Inter pada akhir pekan ini akan menjamu Lecce. Peluang Nerazzurri meraih angka cukup terbuka mengingat Lecce belum pernah lagi bisa pulang membawa angka dari Giuseppe Meazza, semenjak menang 1-0 pada 12 November 2000.

Akan tetapi, Inter tetap harus waspada. Pada pertemuan pertama musim ini, La Beneamata harus puas dengan tambahan satu angka dalam lawatan ke markas Lecce.

Sementara Milan akan melawat ke kandang lawan yang dalam beberapa musim terakhir acap bikin kerepotan: Palermo. Pertemuan kedua tim musim ini di San Siro memang dimenangi Rossoneri dengan skor 3-1, tapi tengok musim-musim sebelumnya.

Pada musim lalu, dua kali Milan harus bertekuk lutut dari Palermo. Selain itu, Milan tercatat belum pernah menang lagi di Renzo Barbera sejak 26 Februari 2006. Selama tiga musim terakhir, Milan juga selalu kalah di kandang Palermo. Namun, tak bisa dipungkiri, Palermo sendiri juga tengah dalam performa terburuknya di beberapa pekan terakhir, dan ini bisa dimanfaatkan Milan.

Hasil yang dituai Milan dan Inter pada pekan ini niscaya juga turut menambah potensi panasnya derby Milan yang akan dihelat pada giornata 31 mendatang, awal April depan.

Dork Food BalL

MU lega jauh dari Barca




Barcelona sepertinya memang jadi momok menakutkan bagi semua kontestan perempatfinal Liga Champions. Manchester United merasa senang bisa berada jauh-jauh dari Los Azulgrana.

MU tidak cuma terhindar dari Barca dalam undian untuk perempatfinal, tetapi juga di semifinal andai mereka lolos ke sana. Lawan MU di 8 Besar adalah Chelsea dan pemenang laga ini akan berjumpa pemenang Inter Milan vs Schalke.
Berada jauh-jauh dari Barcelona (yang akan bertemu Shakhtar Donetsk dan bila lolos akan berjumpa Real Madrid atau Tottenham Hotspur) menjadi hal yang disyukuri MU karena jalan untuk menggapai final jadi lebih terbuka.

“Siapapun yang menang dari duel ini (MU vs Chelsea) punya kesempatan besar buat mencapai Wembley (tempat laga final),” tutur sekretaris MU, John Alexander, di SkySports usai pengundian.

Dibanding harus bertemu Barca, undian yang mengharuskan MU atau Chelsea berjumpa Inter atau Schalke di semifinal memang melegakan. Walau begitu, ‘Setan Merah’ tetap tidak meremehkan siapapun.

“Ini tidak berarti kami akan bersiap lebih santai untuk menghadapi semifinal (andai lolos), tetapi saya pikir kebanyakan tim ingin menghindari Barcelona,” terang Alexander.

“Jadi, ini memberi kami kesempatan yang lebih besar untuk melangkah lebih jauh,” tandasnya.